Salah satu jenis tes fisik yang dianggap paling menantang adalah lari dengan durasi 12 menit (Kesamaptaan A). Meskipun banyak pemuda Papua terbiasa berjalan jauh di medan yang sulit, lari di lintasan atletik dengan target jarak minimal tertentu membutuhkan strategi pernapasan dan manajemen kecepatan yang berbeda. Peserta seringkali terlalu cepat di awal sehingga kehabisan tenaga di menit-menit terakhir. Konsistensi dalam menjaga kecepatan adalah kunci untuk mendapatkan poin maksimal dalam tahap ini.
Selanjutnya adalah tes ketangkasan renang. Walaupun Papua dikelilingi oleh laut dan sungai, renang militer memiliki standar yang spesifik mengenai gaya dan jarak yang harus ditempuh dalam waktu tertentu. Banyak peserta yang mahir berenang secara alami tetapi gagal karena tidak menguasai teknik renang gaya dada yang benar sesuai aturan militer. Teknik pengambilan napas dan koordinasi gerakan tangan serta kaki menjadi penentu utama apakah seorang calon bisa melewati rintangan air ini dengan sukses atau tidak.
Tidak kalah penting adalah rangkaian Kesamaptaan B yang meliputi pull-up, sit-up, push-up, dan shuttle run. Di antara semua itu, latihan pull-up sering kali menjadi batu sandungan bagi banyak orang. Gerakan ini membutuhkan kekuatan otot punggung dan lengan yang sangat kuat untuk mengangkat beban tubuh secara sempurna tanpa ayunan kaki. Di Papua, para pelatih sering menekankan bahwa kekuatan otot ini tidak bisa didapatkan dalam waktu semalam. Dibutuhkan proses berbulan-bulan untuk bisa mencapai angka maksimal di atas 15 kali tarikan yang sempurna.
Selain kekuatan otot, koordinasi dan kelincahan diuji melalui shuttle run atau lari membentuk angka delapan. Tes ini menguji seberapa cepat seseorang bisa mengubah arah dalam kecepatan tinggi tanpa kehilangan keseimbangan. Hal ini sangat penting bagi seorang prajurit saat berada di medan tempur yang penuh rintangan. Ketajaman refleks dan kekuatan tumpuan kaki sangat diuji di sini, dan sering kali menjadi pembeda antara kandidat yang sekadar kuat dengan kandidat yang benar-benar tangkas.
